Showing posts with label tugas sekolah. Show all posts
Showing posts with label tugas sekolah. Show all posts

Wednesday, July 20, 2011

Perbedaan RGB dan CMYK - Menghindari kesalahan pada proses cetak


Perbedaan RGB dan CMYK - Menghindari kesalahan pada proses cetakPermasalahan yang sering timbul dalam dunia desain grafis adalah ketika desain dihadapkan dengan dunia produksi. Banyak sekali desainer grafis yang handal ilmu desainnya, mahir penguasaan toolnya, namun lemah terhadap pengetahuan dalam bidang produksi. Hal ini menyebabkan hasil akhir produksi dari suatu desain biasanya kurang memuaskan. Masalahnya bisa beragam, namun seringkali ditemukan pada perbedaan hasil dari warna pada proses cetak.

Permasalahan ini sederhana dan lazim terjadi di dunia percetakan. Diakibatkan dari kurangnya pengetahuan desainer terhadap konsep dasar dan teori warna. Warna dalam dunia percetakan berbeda dengan warna tampilan di monitor. Teori ini dibagi berdasarkan dua model warna : RGB dan CMYK. Perbedaan inilah yang kemudian menyebabkan seringnya terjadi kesalahan atau hasil yang tidak diinginkan dari warna akhir melalui proses cetak.

Adapun perbedaan warna RGB dan CMYK, secara sederhana dapat dijelaskan seperti ini :

Warna RGB adalah model warna additive yang bertujuan sebagai penginderaan dan presentasi gambar dalam tampilan visual pada peralatan elektronik seperti komputer, televisi dan fotografi. Warna RGB difungsikan untuk tampilan di monitor komputer karena warna latar belakang komputer adalah hitam. Jadi, R = Red (merah) G= Green (hijau) dan B = Blue (biru) sebagai warna dasar difungsikan untuk berbagi intensitas cahaya untuk mencerahkan warna latar belakang yang gelap (hitam).

Sedangkan CMYK adalah warna yang dikenal dalam proses printing dan percetakan. Terdiri dari C = Cyan, M = Magenta, Y = Yellow, dan K = Black. Warna CMYK digunakan untuk tampil seimbang dengan latar belakang putih dari bahan cetak seperti kertas dan lain-lain.

Perbedaan RGB dan CMYK - Menghindari kesalahan pada proses cetak

Warna RGB biasanya lebih terang dan jelas, biasanya menghasilkan besar kapasitas file yang lebih kecil. Warna RGB sangat cocok untuk presentasi visual dalam tampilan monitor seperti desain halaman web/situs. Ketika suatu karya desain dalam format RGB akan diprint dan melalui suatu proses cetak, maka warna RGB harus dikonversi dahulu kedalam model warna CMYK. Hal ini karena printer dan mesin percetakan hanya mengenal warna CMYK sebagai model warna dari kalibrasi di mesin cetak.

Sering kali beberapa karya desain yang akan naik cetak masih dalam format RGB, dan ketika dikonversi menjadi CMYK, warna biasanya akan berubah menjadi lebih redup dan tidak secerah warna yang tampil pada model RGB. Solusi dari masalah ini adalah, desainer harus memastikan dulu desainnya tampil dengan warna yang diinginkan dalam format warna CMYK, karena yang akan keluar dari mesin cetak adalah warna dengan model CMYK.

Beberapa software/aplikasi untuk desain grafis biasanya mengizinkan kita untuk bekerja dengan memilih antara dua model warna (RGB atau CMYK) walaupun dalam beberapa hal, seperti beberapa fungsi dari photoshop tidak akan aktif jika kita bekerja dalam model warna CMYK. Pemilihan model warna biasanya akan tampil ketika kita membuka dokumen baru. Namun, apabila sudah terlanjur bekerja di salah satu model warna dan kita ingin menggantinya, kita bisa menkonversi kembali model warna tersebut.

Berikut beberapa cara konversi model warna dari RGB ke CMYK di beberapa software desain grafis :

Adobe Photoshop
Pada menu bar pilih: Image > Mode > CMYK

Adobe Illustrator
Pada menu bar pilih: File > Document color mode > CMYK color

CorelDRAW
Pilih masing-masing objek yang akan dikonversi. Pilih Fill tool dan klik Fill Color Dialog. Pastikan model warna adalah CMYK. Untuk setiap objek dengan garis/outline : Pilih Outline tool dan klik Outline Color Dialog. Pastikan model warna adalah CMYK.

Microsoft Publisher 2003-2007
Pilih Tools > Commercial Printing Tools > Color Printing, pilih Process Colors (CMYK)

Adobe Indesign
Pilih Window > Swatches dan Window > Color. klik ganda color di Swatches dan ganti color mode ke CMYK dan color type ke Process.





http://www.desainstudio.com/2010/06/perbedaan-rgb-dan-cmyk-menghindari.html

MENGENAL PROGRAM APLIKASI GRAFIS


image


1. Mengidentifikasi perbedaan grafis berbasis vector dan grafis bitmap
2. mengidentifikasi program aplikasi berbasis vector dan program aplikasi berbasis bitmap.

jawab:


Adanya kemajuan teknologi komputer yang didukung oleh perkembangan perangkat lunak atau software makin memudahkan kita melakukan aktifitas dalam pekerjaan kita. Contohnya dalam pembuatan brosur (brochure), selebaran (leaflet), ataupum pamplet. Tahukah anda dengan program aplikasi apa brosur dam selebaran dibuat? Ada banyak kemungkinan jawaban, bisa menggunakan program pengolah kata biasa ataupun menggunakan program aplikasi khusus grafis. Pertanyaan yang lebih cepat adalah: Software apakah yang cocok untuk membuat brosur dan selebaran itu? Mengingat brosur dan selebaran yang menarik biasanya menyertakan gambar dan huruf-huruf yang cukup attraktif, software yang cocok digunakan tentu saja software aplikasi grafis komputer atau kita sebut software aplikasi grafis.
Software aplikasi grafis apakah yang cukup praktis dan mudah kita gunakan? Intuk menentukan software aplikasi grafis yang tepat, kita perlu menentukan dulu tipe grafik (graphic) yang akan kita buat. Apa sajakah tipe-tipe grafik bisa kita buat dan apa kelebihan serta kekurangan?

A. Tipe-Tipe Grafik Komputer

Sebelum membahas lebih lanjut, anda perlu memahami dulu bahwa istilah “grafik” di sini berbeda dengan istilah “grafik” pada frase grafik xy, grafik batang, ataupun grafik kelulusan siswa. Grafik dalam hal ini merupakan kata lain dari citra visual (image), atau secara umum kita sebut sebagai “gambar”
Dalam dunia komputer terutama di bidang desain dam grafika di kenal dua type grafik, yaitu grafik vector dan grafik bitmap.

1. Grafik Bertipe Vektor

Grafik dengan tipe (atau format) vector merupakan gambar yang dibentuk obyek berupa garis dan kurva berdasarkan rumus matematika. Vector menampilkan sebuah gambar berdasarkan perhitungan koordinat geometris gambar tersebut. Obyek vector banyak digunakan dalam pembuatan foto pengelolaan teks dan logo.
Kualitas hasil tampilan vector tidak tergantung pada resolusi gambar (istilahnya: resolution independent), yang artinya gambar vector bisa diubah-ubah ke berbagai ukuran dan juga dapat dicetak pada tingkat resolusi gambar sebesar apapun tanpa kehilangan kehalusan dan ketajamannya. Citra atau grafik vector merupakan pilihan terbaik ketika harus menampilkan gambar-gambar yang harus dipertahankan ketajamannya serta kehalusannya ketika ukurannya berubah-ubah (diperbesar ataupun diperkecil).
Grafik vector juga hanya memerlukan ruang penyimpanan yang relative kecil (hemat) sehingga media penyimpanan di komputer anda tidak cepat penuh. Untuk gambar-gambar sederhana seperti bangun geometri yang tidak terlalu rumit pewarnaannya, anda disarankan untuk menggunakan tipe vector.
Dalam bentuk file, citra vector biasannya memiliki format *.eps (encapsulated postscrip),*.wmf (windows metafile) atau sesuai dengan software aplikasi grafis pembetukannya.

2. Grafik Bertipe Bitmap

Grafik (citra) bitmap juga dikenal dengan istilah raster. Citra bitmap menggunakan titik-titik berwarna yang disebut pixel (pic-ture element). Pixel-pixel tersebut ditempatkan pada lokasi-lokasi tertentu dengan nilai-nilai warna tersendiri dan secara keseluruhan akan membentuk tampilan.
Tampilan bitmap mampu menunjukan kehalusan gradasi dan warna dari sebuah gambar. Oleh karena itu format bitmap paling tepat digunakan untuk gambar-gambar dengan gradasi warna yang rumit seperti foto dan lukisan digital. Namun, format bitmap mempunyai kelemahan dimana setiap tampilan sangat tergantung pada resolusi gambar (istilahnya: resolution dependent), artinya setiap gambar mempunyai jumlah pixel yang pasti (tetap). Akibatnya gambar bisa kehilangan detail dan juga terlihat “kotak-kotak”(jagged) jika ukurannya diperbesar atau jika resolusinya diperkecil dari resolusi aslinya. Citra dengan format bitmap ini memerlukan ruang pemyimpanan data yang relatif besar, sebanding dengan ukuran dan resolusi yang dimilikinya.
Dalam bentuk file citra bitmap biasannya memiliki format *.bmp, *. Jpg, *jpeg, *. Tif, *. Tiff, ataupun *. Png. Gambar yang dihasilkan oleh kamera digital ataupuin scanner Anda akan ditransfer ke komputer dalam bentuk citra bitmap.


3. Perbandingan antara Grafik vector dan grafik bitmap

Mana yang harus dipilih ketika kita akan membuat suatu grafis, tipe vector ataukah tipe bitmap? Untuk membantu menentukan pilihan, pelajari perbandingan keduannya berikut ini:

TABEL 1.1 PERBANDINGAN GRAFIK VEKTOR DAN GRAFIK BITMAP

Grafik Bitmap
Grafik Vektor
Terdiri atas kumpulan pixel dengan warna tertentu
Terdiri atas kurva and garis berdasarkan rumus matematis
Resolution dependent
Resolusi independent
Memerlukan ruang penyimpan yang relative lebih besar
Memerlukan ruang penyimpanan yang relatif lebih kecil
Cocok untuk gambar yang detail dengan gradasi warna yang rumit
Cocok untuk gambar dengan warna sederhana (tidak rumit)


4. Atribut-Atribut pada Citra Grafis Komputer

Yang dimaksud atribut pada Citra grafis komputer meliputi warna, resolusi, dan tipe file.

a. Warna grafik
suatu citra dapat memiliki warna lengkap (color) atau hanya memiliki warna hitam putih saja (BW=black-white atau grayscale). Ada beberapa mode pewarnaan citra, di antarannya adalah mode RGB (red, green, blue) dan mode CMYK (cyan, magenta, yellow, black). Mode RGB biasanya bagus digunakan umtuk visualisasi di monitor komputer, sedangkan mode CMYK biasanya digunakan untuk percetakan dengan separasi warna.

b. Resolusi Grafik
Resolusi merupakan jumlah pixel yang dimiliki suatu citra. Pixel merupakan ciri suatu citra bitmap sehingga resolusi dapat menjelaskan kualitas suatu citra bitmap. Jika merupakan atribut asli (belum diproses). Makin tinggi resolusi suatu citra, makin tinggi kualitasnya, yang berarti makin luas gambarnya.
Resolusi dapat dinyatakan dalam bentuk jumlah pixel seperti misalnya 800 x 600 atau 1024 x 768. resolusi dapat juga dinyatakan dalam satuan dpi (dot per inch) atau ppi (pixel per inch) ataupun pixel per inch.
Oleh karena suatu citra vector bersifat resolution independent, atribut resolusi tidak dimiliki oleh citra ini, Namun, jika dilakukan konversi suatu citra vector ke citra bitmap (istilahnya: rasterize). Citra vector dapat di beri atribut resolusi tertentu.

B. program Aplikasi Pengolah Grafik

Anda sudah mengenal tipe-tipe citra grafik dan beberapa karakteristiknya. Sekarang anda akan mempelajari beberapa program (software) aplikasi grafis yang dapat di gunakan untuk membuatnya. Ada banyak sekali program aplikasi grafis yang beredar dipasaran, sebagian diantarannya: Wundows paint, macromedia freehand, Autocad, Swif 3D, Maya 3D, Adobe photoshop, Coreldraw, Corel photopaint, dan Adobe illustrator. Program-program aplikasi grafis tersebut dapat dikelompokkan menjadi dua golongan besar, yaitu program aplikasi grafis berbasis bitmap dan program aplikasi grafis berbasis vector.
Di antara program-program aplikasi yan disebutkan di atas, yang termasuk program aplikasi grafis bitmap adalah: Paint, Adobe photoshop, chorel photopaint, sedangkan sisanya adalah program aplikasi berbasis vector.
Selain di kelompokkan berdasarkan tipe citra (bitmap atau akah vector) yang dihasilkannya, program-program aplikasi tersebut dapat juga dikelompokkan berdasarkan caranya mengolah citra, yaitu dikelompokkan menjadi program aplikasi grafis dua dimensi (2D) dan program aplikasi grafis tiga dimensi 3D.Apakah foto yang ditransfer dari kamera digital ke komputer anda merupakan citra 2D ataukah 3D? jika anda dapat melihat gambar keseluruhan anda di layar komputer, berarti gambar tersebut merupakn citra 3D. Kenyataannya, gambar atau foto anda di Komputer merupakan citra 2D

PENGERTIAN JPEG, BMP, GIF, TIFF, PNG


JPEG (Joint Photographic Group Experts)

Adalah standar kompresi file yang dikembangkan oleh Group Joint Photographic Experts; menggunakan kombinasi DCT dan pengkodean Huffman untuk mengkompresikan suatu file citra. JPEG adalah suatu algoritma kompresi yang bersifat lossy, (yang berarti kualitas citranya agak kurang bagus). JPEG adalah teknik kompresi grafis high color bit-mapped. Merupakan teknik dan standar universal untuk kompresi dan dekompresi citra tidak bergerak untuk digunakan pada kamera digital dan sistem pencitraan menggunakan komputer yang dikembangkan oleh Joint Photographic Experts Group.

Umumnya digunakan untuk kompresi citra berwarna maupun gray scale. Format ini bener2 didesain memanjakan forographer. Format ini bisa mensupport sampai 16.7 juta warna. Jumlah tersebut cukup untuk keperluan apapun bahkan pencitraan warna yg tidak bisa dicerna mata manusia. Selain jumlah kombinasi warna, algoritma kompresi jpeg bekerja dengan meresonansi informasi2 image keluar. Dan tergantung setting yg diberikan, informasi tsb bisa dan bisa tidak dapat dicerna mata. Perlu diingat, apabila kamu mensave image sementara kualitas imagenya telah berubah maka beserta munculnya output image baru, kamu juga akan kehilangan informasi yg dikandung image original sebelumnya. So, berhati-hatilah. Sebelum melakukan apapun, simpan image originalnya terlebih dahulu.

GIF ( Graphics Interchange Format)
Gif itu bagus untuk website. Kombinasi warna yg tersedia sebanyak 256 warna. Jumlah kombinasi ini cukup membuatnya dipakai bagi keperluan grafis apapun, tentu saja dgn mengecualian keperluan photografi. Kamu bisa memakainya sebagai icon, favicon, logo, line grafis, ataupun image2 tombol.Gif juga bisa dianimasikan.


Beberapa karakteristik format gambar GIF:
• Mampu menayangkan maksimum sebanyak 256 warna karena format GIF
menggunakan 8-bit untuk setiap pixel-nya.
• Mengkompresi gambar dengan sifat lossless
• Mendukung warna transparan dan animasi sederhana

Sebenarnya tersedia pilihan format lain seperti flash atau format animasi berbasis vektor. Akan tetapi format2 itu biasanya lebih konsumtif-bandwidth. So, membuatnya menjadi pilihan kosmetik yg mahal krn berat dan tidak search engine friendly.Gif mempunyai kemampuan mengkompres area2 gambar sewarna. Dengan kemampuan ini, banyak item2 grafis website bisa didesain dgn ukuran sekecil mungkin.

Metode yang paling umum mereduksi ukuran file GIF ialah dengan mereduksi jumlah warna dalam palettle.Perlu digaris-bawahi, GIF telah menggunakan skema kompresi internal LZW. Skema ini bisa membuat gambar berukuran sekecil mungkin tanpa kehilangan data penting apapun. Sy tidak tau pasti bagaimana algoritma LZW ini bekerja ,belum tapi data-data tsb mempresentasikan kualitas input image sebelum dikompersi ke format Gif.

Ada 2 feature Gif yg menarik perhatian, yaitu transparency dan interlacing.

Transparency

Gif mendukung transparency sehingga designer dapat mendesign background sebuah image itu transparan. Artinya, bila kamu meletakkan image yang transparan pada sebuah latar berwarna merah maka warna background image akan memimic seperti bunglon dan ikut berubah menjadi merah.

Interlacing
Interlacing itu akan menciptakan ilusi seolah image gif itu lebih cepat loadingnya. Sebenarnya image ditampilkan browser dalam beberapa langkah sistemastis. Mulanya blur dan chaotis namun seiring lebih banyak informasi yang didownload dari server, maka image pun akan menjadi lebih dan lebih dan lebih jelas. Perlu dipertimbangkan, image yang sedikit ber-interlacing akan berukuran lebih besar dibandingkan file gif biasa.

Kapankah Gif sebaiknya dipakai ?
1. Umumnya, image GIF digunakan untuk logo, line drawing, dan icons.
2. Hindari menggunakannya untuk image photograpi, dan juga image yg
membutuhkan stretches bertone-yg-konitium
3. Saat kamu mendesign file gif, hindari penggunaan gradiens
4. Jangan pakai anti-aliasing agar ukuran file bisa minimal.
BITMAP

Bitmap
adalah representasi dari citra grafis yang terdiri dari susunan titik yang tersimpan di memori komputer. Dikembangkan oleh Microsoft dan nilai setiap titik diawali oleh satu bit data untuk gambar hitam putih, atau lebih bagi gambar berwarna.Ukuran sebenarnya untuk n-bit (2n warna) bitmap dalam byte dapat dihitung:
ukuran file BMP \approx 54+4 \cdot 2^n+\frac{lebar \cdot tinggi \cdot n}{8}, dimana tinggi dan lebar dalam pixel.
Kerapatan titik-titik tersebut dinamakan resolusi, yang menunjukkan seberapa tajam gambar ini ditampilkan, ditunjukkan dengan jumlah baris dan kolom, contohnya 1024x768.
Untuk menampilkan citra bitmap pada monitor atau mencetaknya pada printer, komputer menterjemahkan bitmap ini menjadi pixel (pada layar) atau titik tinta (pada printer). Beberapa format file bitmap yang populer adalah BMP, PCX dan TIFF.

TIFF (Tagged Image File Format)
The TIFF (Tagged Image File Format) adalah format gambar yang fleksibel biasanya menyimpan 16-bit per warna - merah, hijau dan biru untuk total 48-bit - atau 8-bit per warna - merah, hijau dan biru untuk total 24-bit - dan menggunakan nama file atau perpanjangan TIFF TIF. TIFF yang kedua adalah fleksibilitas fitur, dan kutukan, dengan tidak ada satu pembaca semua mampu menangani berbagai jenis file TIFF. TIFF dapat lossy atau lossless. Beberapa jenis TIFF menawarkan kompresi lossless relatif baik untuk tingkat dua (hitam dan putih, tidak abu-abu) gambar. Beberapa tinggi-akhir kamera digital memiliki pilihan untuk menyimpan gambar dalam format TIFF, menggunakan algoritma kompresi LZW untuk lossless penyimpanan. TIFF format gambar yang tidak didukung penuh oleh web browser, dan tidak boleh digunakan di World Wide Web. TIFF masih secara luas diterima sebagai file foto standar dalam industri percetakan. TIFF adalah mampu menangani perangkat-warna ruang khusus, seperti yang ditetapkan oleh CMYK tertentu menetapkan pencetakan tekan inks.
PNG
(Portable Network Graphics) adalah salah satu format penyimpanan citra yang menggunakan metode pemadatan yang tidak menghilangkan bagian dari citra tersebut (Inggris lossless compression).
PNG dibaca "ping", namun biasanya dieja apa adanya - untuk menghindari kerancuan dengan istilah "ping" pada jaringan komputer.
Format PNG ini diperkenalkan untuk menggantikan format penyimpanan citra GIF. Secara umum PNG dipakai untuk Citra Web (Jejaring jagad Jembar - en:World Wide Web).
Untuk Web, format PNG mempunyai 3 keuntungan dibandingkan format GIF:
  • Channel Alpha (transparansi)
  • Gamma (pengaturan terang-gelapnya citra en:"brightness")
  • Penayangan citra secara progresif (progressive display)
Selain itu, citra dengan format PNG mempunyai faktor kompresi yang lebih baik dibandingkan dengan GIF (5%-25% lebih baik dibanding format GIF).
Satu fasilitas dari GIF yang tidak terdapat pada PNG format adalah dukungan terhadap penyimpanan multi-citra untuk keperluan animasi.
Untuk keperluan pengolahan citra, meskipun format PNG bisa dijadikan alternatif selama proses pengolahan citra - karena format ini selain tidak menghilangkan bagian dari citra yang sedang diolah (sehingga penyimpanan berulang ulang dari citra tidak akan menurunkan kualitas citra) namun format JPEG masih menjadi pilihan yang lebih baik.